lazdau-Jabir Penemu Ilmu Kimia 05 Oct, 2021

Jabir Penemu Ilmu Kimia

Masa peradaban Islam telah banyak melahirkan ilmuan muslim yang berkualitas yang dapat menjadi sumbangsih keilmuan di abad modern. Salah satu yang dapat dirasakan adalah temuan ilmu kimia oleh Jabir bin Hayyan yang dengannya ia dikenal dengan Bapak Ilmu Kimia.

Jabir bin Hayyan atau di barat dikenal dengan nama Gebert.  Ia dilahirkan di Kuffa, Irak pada tahun 721 M dan meninggal pada tahun 815 M. Jabir mengembangkan teknik eksperimentasi sistematis di dalam penelitian kimia. Dalam penelitiannya Dia menekankan bahwa kuantitas zat dapat berhubungan dengan zat kimia. Diawali dari temuan ini, ia dianggap sebagai perintis ditemukannya hukum perbandingan tetap.

Melalui beberapa penelitian-penelitian yang dilakukan di laboratorium dekat Bawaddah di Damaskus dengan khas eksperimen-eksperimennya yang dilakukan secara kuantitatif, Jabir menemukan asam klorida, asam nitrat, asam sitrat, asam asetat, tehnik distilasi dan tehnik kristalisasi. Dia juga yang menemukan larutan aqua regia (dengan menggabungkan asam klorida dan asam nitrat) untuk melarutkan emas.

Hasil karya Jabir tidak hanya dapat dimanfaatkan oleh muslim, akan tetapi juga menjadi rujukan di dunia barat dan eropa. Pada abad pertengahan, karya hasil penelitian oleh Jabir tentang kimia atau alchemy diterjemahkan kedalam bahasa Latin, kemudian menjadi textbook standar untuk para ahli kimia eropa. Beberapa diantaranya adalah Kitab al-Kimya (diterjemahkan oleh Robert of Chester – 1144) dan Kitab al-Sab’een (diterjemahkan oleh Gerard of Cremona – 1187).

Selain itu, karya Jabir juga diterjemahkan oleh Marcelin Berthelot ke dalam beberapa buku berjudul: Book of the Kingdom, Book of the Balances dan Book of Eastern Mercury. Beberapa istilah tehnik yang ditemukan dan digunakan oleh Jabir juga telah menjadi bagian dari kosakata ilmiah di dunia internasional, seperti istilah “Alkali”.

Kita tidak untuk terpesona dengan romantisme sejarah, akan tetapi yang perlu kita pahami bahwa Islam sangat memperhatikan ilmu pengetahuan. Kejayaan Islam di segala bidang termasuk ilmu pengetahuan pada abad keemasan Islam juga menjadi bukti dan rujukan pengembangan keilmuan pada saat ini. Di dalam Al-Qur’an sudah banyak ayat yang dapat menjadi inspirasi untuk terus berfikir, meneliti dan mengembangkan ilmu pengetahuan.

Oleh karena itu, ini mengingatkan kita bahwa dengan Islam, umat ini akan bangkit dan dapat memberikan pencerahan peradaban dan mengembalikan kejayaan. Wallahu A’lam 

Oleh : Moh. Takwil, M.Pd

0 Komentar

Leave a comment