lazdau-KEMATIAN 18 Aug, 2021

KEMATIAN

Innalillahi wa inailahi rojiun. Hampir setiap waktu, dalam waktu sekarang ini sering kita dengar, karena kematian atau adanya kesusahan yang diderita seseorang.

Inalillahi Wainailaihi Rojiun diucapkan ketika seorang muslim sedang tertimpa musibah (2017: 72). Adapun hadist yang menjelaskan tentang hal ini adalah sebagai berikut.

"Siapa saja dari hamba yang tertimpa suatu musibah lalu ia mengucapkan innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’un. Allaahumma’jurnii fii mushiibatii wa akhlif lii khairan minhaa. Segala sesuatu adalah milik Allah dan akan kembali pada-Nya. Ya Allah, berilah ganjaran terhadap musibah yang menimpaku dan berilah ganti dengan yang lebih baik maka Allah akan memberinya ganjaran dalam musibahnya dan menggantinya dengan yang lebih baik”. (HR. Muslim)

Hadist tersebut menjelaskan, bahwa kita bisa membaca Inalillahi Wainailaihi Rojiun sebagai cara untuk bersabar atas segala ujian yang ada didalam kehidupan. Kemudian, berusaha untuk yakin bahwa segala sesuatu adalah kehendak Allah dan Allah pula yang akan membantu hamba-Nya untuk menyelesaikan urusan itu. Selain membaca Inalillahi Wainailaihi Rojiun, kita juga bisa melakukan hal-hal berikut untuk meredam amarah, kecewa, rasa takut, dan bimbang.

Kematian adalah rahasia Allah SWT. Allah telah menetapkan setiap jiwa pasti akan merasakannya. Kematian tidak pandang bulu. Apabila sudah tiba saatnya, malaikat pencabut nyawa akan segera menunaikan tugasnya. Ajal tidak bisa dimajukan dan dimundurkan walau sedetik pun. Sebagaimana firmanNya:

“Maka jika datang waktu kematian mereka, tidak bisa mereka tunda dan mendahulukannya sedetikpun.” (QS. An-Nahl: 61).

Kematian adalah hal yang paling jauh dari pikiran kita, walaupun sebenarnya ia lebih dekat dari segala yang dekat dengan kita. Kematian itu tiada yang bisa menduga, dan tak ada yang mampu mengira. Sebab syarat mati tidak harus sakit dan tua.

Mati dalam keadaan baik atau husnul khotimah merupakan keinginan semua umat manusia, khususnya kaum Muslimin di manapun mereka berada. Namun begitu, kematian yang husnul khotimah tentu tidak bisa diraih begitu saja tanpa adanya amal sholih yang dilakukan sebelumnya.

Rasulullah SAW bersabda, “Apabila Allah menghendaki kebaikan kepada seseorang, maka Allah akan membuatnya beramal.” Para sahabat bertanya: “Bagaimana membuatnya beramal?” Beliau menjawab, “Allah akan memberikan taufiq padanya untuk mengerjakan amal sholih sebelum dia meninggal.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi).

Nah, untuk menghadapi kematian, setidaknya kita sering untuk selalu mengingat Allah dalam keadaan sempit maupun lapang. Oleh karena itu Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk membaca:

Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik umurku pada ujungnya, dan jadikan sebaik-baik amalku pada akhir hayatku, dan jadikan sebaik-baik hariku pada saat aku bertemu dengan-Mu (di hari kiamat). (HR Ibnu As-Sunni). (A. Zakki)

 

 

0 Komentar

Leave a comment


A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library 'imagick.so' (tried: /opt/alt/php74/usr/lib64/php/modules/imagick.so (libMagickWand-7.Q16HDRI.so.7: cannot open shared object file: No such file or directory), /opt/alt/php74/usr/lib64/php/modules/imagick.so.so (/opt/alt/php74/usr/lib64/php/modules/imagick.so.so: cannot open shared object file: No such file or directory))

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: